Kamis, 22 November 2012

CURHAT DI PAGI HARI


Curhat di pagi hari
Berikanku hati yang tenang, Tuhan..hati yang mengasihiMu..mengasihi sesamaku….terutama mereka yang sangat sulit untuk dikasihi….berikanku kasih karuniaMU yang memampukan anakMu ini untuk mengampuni dan menyerahkan pembalasan ke dalam tanganMu.
Kutahu dipanggil untuk melayani orang yang bermasalah berat tidaklah mudah, kadang kebaikan dan kasih kita diinjak-injak….tidak dihargai…. Kadang kurasa letih dan mau menyerah…. Kami tidak punya banyak tetapi dari apa yang kami miliki kami coba berbagi…..dengan mereka yang membutuhkan. Dari sekian banyak….ada saja yang tidak bersyukur malah berbalik menyerang atau merugikan keluarga kami. Lucunya….kalau bisa dibilang lucu…atau ironi lebih tepatnya….saat kami melayani orang yang betul-betul rusak dari kehidupan gelap atau kepercayaan lain….sedikit sekali kami dapat masalah besar. Kami sering dapat masalah dari mereka yang menyebut diri “saudara seiman” ….. dan ternyata mereka “saudara palsu”….Alkitab menyatakan mereka sebagai orang fasik…fasih mengutip ayat-ayat Alkitab, giat dalam berbagai kegiatan keagamaan dan sosial….hanya untuk menutupi keburukan dirinya. Perkataan dan tindakan mereka bertolak belakang…..
Pendeta juga manusia biasa…kadang orang berpikir bila pendeta itu berhati baja ….dan bisa saja diinjak-injak terus….pendeta harus penuh kasih jadi “diapa-apain” juga harus diam saja….. nama baiknya dicemarkan, keluarganya diteror, anaknya diancam, tuntutan palsu..dan lain-lain. Kami juga punya perasaan….
Sebelum jadi pendeta atau lebih tepatnya lahir baru….aku seorang pendekar (anak geng)….aku tahu..aku mampu untuk melawan kekerasan dengan kekerasan…kejahatan dengan kejahatan..fighting fire with fire…. Tetapi sekarang aku merupakan ciptaan yang baru dalam Tuhan, aku tidak bisa melakukan hal yang sama seperti dulu lagi….sebab manusia lama-ku telah mati dan hidupku yang kujalani kini merupakan kehidupan yang baru dalam Kristus.
Saat amarah memuncak tiba-tiba Roh Kudus mengingatkan….”Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga. Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu.” (Matius 6:14-15)…..”Janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan, lakukanlah apa yang baik bagi semua orang! Sedapat-dapatnya bila itu bergantung padamu, hiduplah dalam perdamaian dengan semua orang! Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah kamu sendiri menuntut pembalasan, tetapi berilah tempat kepada murka Allah, sebab ada tertulis: Pembalasan itu adalah hakKu. Akulah yang akan menuntut pembalasan, firman Tuhan.” (Roma 12:17-19)……”Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepada kamu difitnahkan segala yang jahat.” (Matius 5:11)
Melalui kasih karunia Tuhan…aku memilih untuk taat….aku memilih untuk mengampuni orang yang telah melukai kehidupan kami….tetap berbuat baik terhadap sesama kami…jangan karena perbuatan seorang saudara palsu lalu kami tidak melayani jiwa-jiwa yang terbuka bagi Kristus…Percaya bahwa pada waktuNya, Tuhan akan mengajar orang tersebut dengan caraNya….bersukacita dalam Tuhan sebab boleh merasakan penderitaan bagi namaNya.
Doa: Tuhan, aku terluka dan marah….terhadap orang ini…ingin kulampiaskan emosiku secara negatif…tetapi aku tahu hal tersebut hanya akan memperburuk keadaan dan tidak mempermuliakan namaMU. Pagi ini aku memilih untuk mengampuninya, berdoa agar Tuhan campur tangan dalam kehidupan orang tersebut agar dia tidak bertambah jahat dan merugikan lebih banyak orang lain. Pagi ini biarlah sukacitaku kembali penuh di dalam Engkau hingga kudapat melayani orang-orang yang kau pertemukan denganku dalam sukacita ilahi. Amien.

Tidak ada komentar: