Jumat, 14 Januari 2011

Belajar Mengucap Syukur


Belajar Mengucap Syukur
Hendaklah hatimu melimpah dengan syukur (Kolose 2:7)
“Wah, sepeda motor baru?” saya bertanya pada salah satu teman sepelayanan. Ia pun menjawab,”Iya nih, baru beli tapi motor bekas….” “Lho, biar bekas juga yang penting khan masih layak untuk digunakan,”sambung saya. Lalu sobat saya itu pun mulai mengeluh,”Tapi katanya kita khan anak dari Raja di atas segala raja…masa sih sebagai anak Raja, kita pakai motor bekas…padahal saya khan sudah setia melayani Tuhan, masa cuman pake motor bekas…”
Kebanyakan manusia tidak pernah cepat puas dengan apa yang telah ia miliki. Seringkali tanpa sadar kita memanipulasi ayat untuk memuaskan ego dan keserakahan kita. Kita berpikir bila kita membaca Alkitab dan mengutip beberapa ayat lalu menaikkannya berulangkali di dalam doa maka Tuhan “akan” mengabulkannya. Dalam doa-doa kita menuntut agar Tuhan mengabulkannya dan kita coba “mengingatkan” Dia akan janji firmanNya. Kadang Tuhan tidak mengabulkan doa kita bukan karena Ia lupa akan firmanNya tetapi karena Ia sayang pada kita. Kita tidak tahu apa yang akan terjadi di masa yang akan datang tetapi Ia adalah Tuhan yang mengetahui apa yang akan terjadi di kemudian hari. Ia tidak ingin sesuatu yang buruk terjadi atas kita.
Tuhan telah mengajarkan agar kita setia dalam perkara kecil, begitu pula saat Tuhan berkati kita dengan sesuatu yang mungkin nampaknya kecil. Ia menghendaki kita untuk belajar mengucap syukur atas apa yang telah Ia berikan pada kita. Saat kita setia maka Ia akan memberkati kita suatu kepercayaan yang jauh lebih besar lagi. Sebab itu biarlah hati kita melimpah dengan ucapan syukur atas apa yang telah Ia berikan pada kita.
Doa: Tuhan, ajar kami untuk selalu bersyukur. Amien.
Firman Tuhan: Kolose 2:6-7

1 komentar:

Joe Decoration Expert mengatakan...

Yah sudah sepatutnya kita bersyukur atas segala perkara yang terjadi di kehidupan kita, entah suka maupun duka, yang penting mengucap syukur dulu, kalo orang bule bilan. "praise first"
Regard , Download Ansav November 2011