Selasa, 04 Agustus 2009

PULANGLAH, NAK



PULANGLAH, NAK

Ayahnya telah melihatnya, lalu tergeraklah hatinya oleh belaskasihan. Ayahnya itu berlari mendapatkan dia lalu merangkul dan mencium dia (Lukas 15:20)

Beberapa hari yang lalu saat aku menonton TV, kumelihat bagaimana sepasang orangtua menangis dan meminta putra mereka yang menjadi tersangka teroris untuk segera menyerahkan diri. Mereka sangat menyayangi putra mereka, tiga tahun sudah mereka tidak bertegur sapa, seorang anak yang polos kini tersesat.
Aku dapat merasakan betapa sedih dan pedih sebagai orangtua yang kehilangan kontak dengan anaknya dan terlebih sang anak “tersesat”.
Tahukah anda bahwa Tuhan juga sangat menantikan kembalinya anak-anakNya yang “terhilang” dalam kesibukan kerja, rumahtangga, anak, mencari jodoh dan lain-lain. Kita sangat fokus pada apa yang hendak kita dapatkan, hingga lupa meminta bimbingan dan tuntunan Tuhan.
Dahulu doa dan merenungkan Firman Tuhan menjadi hl yang terpenting sebelum memulai hari yang baru. Namun kini, mungkin kita sudah terlalu sibuk dengan segala aktivitas dan kita berujar dalam hati,”Tuhan khan mengerti aku sekarang sibuk. Nanti saja sepulang kerja baru aku berdoa dan merenungkan Alkitab.” Tapi sepulang kerja, kita kembali beralasan,”Tuhan khan mengerti aku sudah lelah bekerja, besok pagi saja ya Tuhan.” Dan siklus itu berulang kembali. Perlahan namun pasti kita makin jauh dari Dia.
Hari ini, tidakkah kau mendengar seruanNya? “NAK...PULANGLAH. BAPA MERINDUKANMU.”

Doa: Tuhan ampuni diriku, bila selama ini telah melupakanMu. Amien.

Firman Tuhan: Lukas 15:11-24

Tidak ada komentar: