Rabu, 02 November 2016

Saat Tak Terduga



Hasil gambar untuk stress kena phk
Saat Tak Terduga

Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari (Matius 6:34b)

Pak Badu dan istrinya berbicara serius mengenai masa depan keluarga dan anak-anak mereka yang masih duduk di bangku SD dan si sulung tahun depan akan masuk SMP. Mereka bersyukur untuk masa yang indah, yang telah mereka lalui sebagai keluarga dan betapa kasih setia Tuhan menyertai mereka sejak berumahtangga hingga kini dikaruniai dua orang anak. Mereka bersyukur atas semua kebaikan Tuhan dan merencanakan langkah-langkah yang akan mereka lakukan sebagai keluarga. Mereka melihat masa depan yang penuh harapan bagi keluarga mereka.
Seminggu kemudian Pak Badu dipanggil oleh pemilik usaha dimana selama ini ia bekerja. Ternyata perusahaan dimana Pak Badu bekerja tengah mengalami masalah keuangan hingga mereka terpaksa mengurangi jumlah pegawai. Pak Badu yang usianya sudah hampir setengah abad termasuk pegawai yang terkena PHK. Pak Badu sangat terkejut, bibirnya kelu, kakinya lemah dan semangatnya patah.
Ketika Ibu Badu mendengar kabar ini, ia pun tak kalah terkejutnya. Mereka berdua menjadi khawatir akan masa depan keluarga mereka. Apa yang baru mereka rencanakan dan impikan seolah hilang dalam sekejap. Seolah-olah tak ada lagi masa depan. Pertanyaan yang timbul dalam hati mereka adalah,”Mengapa Tuhan? Apa kesalahan kami? Bagaimana nasib kami sekeluarga?”
Apa yang dialami Keluarga Bapak Badu bisa saja terjadi atau malah mungkin tengah menerpa hidup kita. Kita sudah merencanakan segala sesuatunya akan masa depan kita, namun tiba-tiba suatu badai kehiduapn menerpa kita. Hingga apa yang kita impikan seolah terkubur dan pupus.
Kita memang harus memiliki rencana dalam menjalani kehidupan ini namun bilamana segala sesuatu tidak berjalan sesuai rencana kita. Ingatlah bahwa Tuhan masih mengendalikan segala sesuatu. IA mengasihi kita dan tidak mau kita bergantung pada kekuatan kita sendiri. Tuhan menghendaki kita untuk memasuki rencanaNYA sebab sebelum kita lahir di muka bumi ini, Tuhan telah merencanakan kehidupan kita untuk suatu tujuan mulian.
Ingatlah di balik awan hitam yang kelam, matahari sebenarnya tetap bersinar. Meski apa yang kita alami berat, ingatlah bahwa Tuhan tak pernah tinggalkan. DIA selalu ADA.

Doa: Tuhan angkat kami dari keterpurukan dan kuatkan kami untuk melangkah bersamaMU.

Firman Tuhan: Matius 6: 25-34.

Tidak ada komentar: